Membuat cetakan berkualitas tinggi untuk proyek beton dan batu bata membutuhkan ketepatan, bahan yang tepat, dan teknik yang telah terbukti. Karet silikon A100:B2 tipe tin-cure menonjol sebagai pilihan utama untuk aplikasi yang menuntut ini. Panduan ini memberikan proses langkah demi langkah secara komprehensif untuk membantu Anda mencapai cetakan profesional dan tahan lama yang mampu menangkap tekstur serta detail terkecil dari model asli Anda.
1. Pengantar Silikon A100:B2 untuk Pembuatan Cetakan
A100:B2 adalah silikon cair dua komponen, pengerasan dengan proses kondensasi (pengerasan timah). Silikon ini dirancang khusus untuk pembuatan cetakan yang digunakan dalam mereproduksi produk beton, semen, dan batu buatan. Keunggulan utamanya mencakup karakteristik aliran yang sangat baik untuk menangkap detail rumit, ketahanan sobek tinggi untuk menahan berat dan abrasi bahan berbasis semen, serta tingkat susut yang rendah (biasanya kurang dari 0,2%) untuk memastikan akurasi dimensi pada hasil coran Anda. Saat dicampur dengan rasio berat standar 100A:2B, campuran ini akan mengeras pada suhu ruangan menjadi karet yang fleksibel namun kuat, sehingga memudahkan pelepasan cetakan yang kompleks.
2. Bahan Penting dan Persiapan Area Kerja
Bahan yang Dibutuhkan:

Semua Bahan dan Peralatan yang Diperlukan untuk Pembuatan Cetakan
Pengaturan Area Kerja:
Pilih area yang bersih, rata, dan memiliki ventilasi baik. Tutup permukaan kerja Anda dengan lembaran plastik sekali pakai. Ikatkan model utama Anda secara aman ke dasar kotak cetakan menggunakan perekat kuat seperti lem panas atau tanah liat. Pastikan semua sambungan pada kotak cetakan tertutup rapat untuk mencegah kebocoran silikon.
3. Proses Pembuatan Cetakan Langkah demi Langkah
Langkah 1: Persiapan Model Induk
Keberhasilan cetakan Anda dimulai dari master. Model beton atau batu harus benar-benar kering, bersih, dan bebas debu. Oleskan agen pelepas berkualitas tinggi secara melimpah dan merata pada setiap permukaan model yang akan bersentuhan dengan silikon. Lapisan tipis kedua setelah lapisan pertama kering dapat menjamin pelepasan yang bersih. Langkah ini mencegah silikon terkunci secara mekanis pada permukaan berpori.

Langkah 2: Penimbangan dan Pencampuran yang Akurat
Rasio yang akurat tidak bisa ditawar. Timbang Bagian A (silikon dasar) ke dalam cangkir pencampur Anda. Kemudian, tambahkan Bagian B (agen pengeras) dengan tepat 2% berdasarkan berat (misalnya, 100g A + 2g B). Aduk secara menyeluruh selama minimal 3-5 menit, sering-sering mengikis sisi dan dasar cangkir. Pencampuran yang tidak sempurna akan menghasilkan bagian yang tidak mengeras dan lengket pada cetakan akhir Anda, sehingga membuatnya tidak berguna.
Langkah 3: Penghilangan Gelembung Udara (Kamar Vakum)
Tuangkan campuran silikon ke dalam wadah ruang hampa yang lebih besar dan khusus (diisi tidak lebih dari setengah penuh). Letakkan di dalam ruang hampa dan nyalakan pompa. Gelembung akan naik dengan kuat dan mengembang ke permukaan. Pertahankan kondisi hampa udara (biasanya sekitar 29 inHg) hingga busa gelembung pecah dan permukaan menjadi hampir rata, biasanya selama 3-5 menit. Jangan melebihi 10 menit, karena dapat memicu proses pengeringan secara prematur. Lepaskan hampa udara secara perlahan.

Langkah 4: Menuangkan Silikon
Angkat silikon yang telah didegas dari ruang hampa. Tuangkan perlahan dalam aliran tipis dan stabil dari salah satu sudut cetakan, biarkan mengalir secara alami menutupi dan mengelilingi model. Teknik ini membantu meminimalkan masuknya kembali udara. Tuangkan hingga permukaan silikon berada setidaknya 1-2 cm di atas titik tertinggi model Anda. Ketuk atau getarkan cetakan secara lembut untuk membantu gelembung mikro yang tersisa naik ke permukaan.
Langkah 5: Pengeringan dan Pelepasan Cetakan
Biarkan cetakan mengeras tanpa gangguan pada suhu ruangan (suhu ideal 20-25°C / 68-77°F). Permukaan mungkin sudah kering sentuh dalam 4-8 jam, tetapi untuk pengerasan sempurna secara internal dan sifat fisik optimal, tunggulah selama 24 jam penuh sebelum membongkar cetakan. Jangan gunakan panas untuk mempercepat proses pengerasan. Setelah benar-benar mengeras, bongkar kotak cetakan dengan hati-hati dan lepaskan perlahan cetakan silikon fleksibel dari model induk. Cetakan kini siap digunakan.
4. Memaksimalkan Umur Cetakan dengan Cetakan Induk (Direkomendasikan)
Untuk pengecoran material berat seperti beton, cetakan silikon fleksibel saja dapat berubah bentuk seiring waktu. Membuat cetakan keras "cetakan induk" atau cetakan cangkang sangat disarankan untuk memberikan penopang.
1. Setelah cetakan silikon Anda mengeras, Anda dapat membuat cangkang ini langsung di sekitarnya.
2. Material umum yang digunakan antara lain plester perban, resin fiberglass dengan mat, atau resin pengecoran uretan.
3. Aplikasikan material keras tersebut dalam lapisan-lapisan di bagian belakang cetakan silikon, pastikan ketebalannya cukup (biasanya 1-2 cm) agar benar-benar kaku.
4. Cetakan ini akan mempertahankan bentuk silikon dengan sempurna, secara drastis meningkatkan jumlah cetakan yang dapat Anda hasilkan dari satu cetakan tunggal.
5. Pemecahan Masalah Umum
Dengan mengikuti panduan ini secara cermat, Anda dapat menghasilkan cetakan silikon berkualitas profesional menggunakan A100:B2 yang sangat cocok untuk pengecoran beton dan batu budaya. Hasilnya akan menjadi alat tahan lama yang secara setia mereproduksi desain Anda selama banyak siklus ke depan.
Berita Terkini2026-01-14
2026-01-06
2025-12-27
2025-12-26
2025-12-26
2025-12-25