Semua Kategori

Dapatkan Solusi yang Disesuaikan

Isi data Anda di bawah, dan para ahli material kami akan menghubungi Anda dengan penawaran harga kompetitif dan dukungan teknis dalam waktu 24 jam.
Email
Nama
Nama Perusahaan
Pesan
0/1000

Karet silikon cair

Kuasai Keterampilan Anda

 

Tingkatkan keterampilan Anda dengan tutorial mendalam, panduan aplikasi, dan tips ahli untuk semua bahan kami.

Panduan Lengkap Menggunakan Silikon Tin-Cure A100:B2 untuk Cetakan Beton dan Batu Cor

Jan 14, 2026

Membuat cetakan berkualitas tinggi untuk proyek beton dan batu bata membutuhkan ketepatan, bahan yang tepat, dan teknik yang telah terbukti. Karet silikon A100:B2 tipe tin-cure menonjol sebagai pilihan utama untuk aplikasi yang menuntut ini. Panduan ini memberikan proses langkah demi langkah secara komprehensif untuk membantu Anda mencapai cetakan profesional dan tahan lama yang mampu menangkap tekstur serta detail terkecil dari model asli Anda.

1. Pengantar Silikon A100:B2 untuk Pembuatan Cetakan

A100:B2 adalah silikon cair dua komponen, pengerasan dengan proses kondensasi (pengerasan timah). Silikon ini dirancang khusus untuk pembuatan cetakan yang digunakan dalam mereproduksi produk beton, semen, dan batu buatan. Keunggulan utamanya mencakup karakteristik aliran yang sangat baik untuk menangkap detail rumit, ketahanan sobek tinggi untuk menahan berat dan abrasi bahan berbasis semen, serta tingkat susut yang rendah (biasanya kurang dari 0,2%) untuk memastikan akurasi dimensi pada hasil coran Anda. Saat dicampur dengan rasio berat standar 100A:2B, campuran ini akan mengeras pada suhu ruangan menjadi karet yang fleksibel namun kuat, sehingga memudahkan pelepasan cetakan yang kompleks.

2. Bahan Penting dan Persiapan Area Kerja

Bahan yang Dibutuhkan:

  • Karet Silikon A100:B2: Pastikan Anda memiliki volume yang cukup untuk menutupi model Anda dengan ketebalan minimal 1-2 cm.
  • Model (Pola Induk): Ini adalah benda asli Anda berupa beton atau batu budaya. Permukaannya harus disegel dan tidak berpori.
  • Zat Pelepas Cetakan: Pasta berbasis lilin, PVA (polyvinyl alcohol), atau semprotan pelepas khusus berbahan dasar silikon.
  • Kotak Cetakan (Bidang Penahan): Gunakan akrilik, kayu, atau papan busa untuk membuat dinding rapat di sekeliling model, dengan menyisakan ruang yang cukup (direkomendasikan 3-5 cm).
  • Alat Ukur & Pencampur: Timbangan digital akurat, gelas pencampur, dan batang pengaduk yang kuat.
  • Ruang Hampa dan Pompa: Sangat penting untuk membuat cetakan bebas gelembung. (Alternatif: panci tekanan untuk proses de-gassing setelah menuang).
  • Peralatan Keamanan: Sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan ventilasi yang memadai.

缩合型硅胶01.jpg

Semua Bahan dan Peralatan yang Diperlukan untuk Pembuatan Cetakan

Pengaturan Area Kerja:

Pilih area yang bersih, rata, dan memiliki ventilasi baik. Tutup permukaan kerja Anda dengan lembaran plastik sekali pakai. Ikatkan model utama Anda secara aman ke dasar kotak cetakan menggunakan perekat kuat seperti lem panas atau tanah liat. Pastikan semua sambungan pada kotak cetakan tertutup rapat untuk mencegah kebocoran silikon.

3. Proses Pembuatan Cetakan Langkah demi Langkah

Langkah 1: Persiapan Model Induk

Keberhasilan cetakan Anda dimulai dari master. Model beton atau batu harus benar-benar kering, bersih, dan bebas debu. Oleskan agen pelepas berkualitas tinggi secara melimpah dan merata pada setiap permukaan model yang akan bersentuhan dengan silikon. Lapisan tipis kedua setelah lapisan pertama kering dapat menjamin pelepasan yang bersih. Langkah ini mencegah silikon terkunci secara mekanis pada permukaan berpori.

缩合型硅胶03.jpg

Langkah 2: Penimbangan dan Pencampuran yang Akurat

Rasio yang akurat tidak bisa ditawar. Timbang Bagian A (silikon dasar) ke dalam cangkir pencampur Anda. Kemudian, tambahkan Bagian B (agen pengeras) dengan tepat 2% berdasarkan berat (misalnya, 100g A + 2g B). Aduk secara menyeluruh selama minimal 3-5 menit, sering-sering mengikis sisi dan dasar cangkir. Pencampuran yang tidak sempurna akan menghasilkan bagian yang tidak mengeras dan lengket pada cetakan akhir Anda, sehingga membuatnya tidak berguna.

Langkah 3: Penghilangan Gelembung Udara (Kamar Vakum)

Tuangkan campuran silikon ke dalam wadah ruang hampa yang lebih besar dan khusus (diisi tidak lebih dari setengah penuh). Letakkan di dalam ruang hampa dan nyalakan pompa. Gelembung akan naik dengan kuat dan mengembang ke permukaan. Pertahankan kondisi hampa udara (biasanya sekitar 29 inHg) hingga busa gelembung pecah dan permukaan menjadi hampir rata, biasanya selama 3-5 menit. Jangan melebihi 10 menit, karena dapat memicu proses pengeringan secara prematur. Lepaskan hampa udara secara perlahan.

缩合型硅胶05.jpg

Langkah 4: Menuangkan Silikon

Angkat silikon yang telah didegas dari ruang hampa. Tuangkan perlahan dalam aliran tipis dan stabil dari salah satu sudut cetakan, biarkan mengalir secara alami menutupi dan mengelilingi model. Teknik ini membantu meminimalkan masuknya kembali udara. Tuangkan hingga permukaan silikon berada setidaknya 1-2 cm di atas titik tertinggi model Anda. Ketuk atau getarkan cetakan secara lembut untuk membantu gelembung mikro yang tersisa naik ke permukaan.

Langkah 5: Pengeringan dan Pelepasan Cetakan

Biarkan cetakan mengeras tanpa gangguan pada suhu ruangan (suhu ideal 20-25°C / 68-77°F). Permukaan mungkin sudah kering sentuh dalam 4-8 jam, tetapi untuk pengerasan sempurna secara internal dan sifat fisik optimal, tunggulah selama 24 jam penuh sebelum membongkar cetakan. Jangan gunakan panas untuk mempercepat proses pengerasan. Setelah benar-benar mengeras, bongkar kotak cetakan dengan hati-hati dan lepaskan perlahan cetakan silikon fleksibel dari model induk. Cetakan kini siap digunakan.

4. Memaksimalkan Umur Cetakan dengan Cetakan Induk (Direkomendasikan)

Untuk pengecoran material berat seperti beton, cetakan silikon fleksibel saja dapat berubah bentuk seiring waktu. Membuat cetakan keras "cetakan induk" atau cetakan cangkang sangat disarankan untuk memberikan penopang.

1. Setelah cetakan silikon Anda mengeras, Anda dapat membuat cangkang ini langsung di sekitarnya.

2. Material umum yang digunakan antara lain plester perban, resin fiberglass dengan mat, atau resin pengecoran uretan.

3. Aplikasikan material keras tersebut dalam lapisan-lapisan di bagian belakang cetakan silikon, pastikan ketebalannya cukup (biasanya 1-2 cm) agar benar-benar kaku.

4. Cetakan ini akan mempertahankan bentuk silikon dengan sempurna, secara drastis meningkatkan jumlah cetakan yang dapat Anda hasilkan dari satu cetakan tunggal.

5. Pemecahan Masalah Umum

  • Area Lunak atau Area yang Tidak Mengeras: Ini hampir selalu disebabkan oleh pencampuran Bagian A dan B yang tidak lengkap. Pastikan pencampuran dilakukan secara menyeluruh sambil mengaduk sampai ke dasar wadah selama waktu yang direkomendasikan.
  • Terlalu Banyak Gelembung pada Permukaan Cetakan: Menunjukkan waktu de-gassing yang tidak cukup atau teknik penuangan yang menyebabkan udara terperangkap. Pastikan siklus vakum Anda cukup lama agar gelembung sepenuhnya naik dan pecah. Tuangkan perlahan dari sudut.
  • Cetakan Robek Saat Pelepasan: Dapat disebabkan oleh pengerasan yang belum sempurna (melepas cetakan terlalu dini) atau penggunaan silikon dengan kekuatan sobek yang tidak mencukupi untuk undercut model. Selalu beri waktu pengeringan penuh selama 24 jam. Untuk model yang kompleks, pertimbangkan penggunaan silikon yang sedikit lebih lunak atau tambahkan agen pelepas lebih banyak.
  • Kesulitan Melepaskan dari Cetakan Porous: Cetakan porous seperti beton yang tidak diolah harus disegel dan dilapisi tebal dengan agen pelepas. Aplikasikan beberapa lapis tipis sealant (seperti shellac atau semprotan akrilik) ke cetakan sebelum mengaplikasikan agen pelepas.

Dengan mengikuti panduan ini secara cermat, Anda dapat menghasilkan cetakan silikon berkualitas profesional menggunakan A100:B2 yang sangat cocok untuk pengecoran beton dan batu budaya. Hasilnya akan menjadi alat tahan lama yang secara setia mereproduksi desain Anda selama banyak siklus ke depan.