Resin Epoksi Bening 2:1 untuk Lantai Pasir dan Batu Kecil
Model: 2120AB-K26 Rasio Campuran: A:B=2:1 berdasarkan Berat
2120AB-K26 adalah sistem resin epoksi dua komponen yang dikembangkan untuk aplikasi lantai pasir dan batu kecil. Sistem ini memiliki kompatibilitas yang baik dengan pasir kuarsa, pasir berwarna, dan material batu hias berukuran kecil, serta mendukung pencampuran, penyebaran, dan pengeringan yang seragam. Penggunaan umum meliputi lantai batu permeabel, permukaan bergaya teraso, jalan setapak taman, lantai dekoratif komersial, dan area pejalan kaki anti selip.
Fitur Produk Utama:
- Kompatibilitas yang baik dengan pasir dan material batu kecil.
- Cocok untuk Sistem Lantai Batu Kecil
- Kekerasan Shore D 80 ± 3 Setelah Pengeringan
- Performa Tahan Air, Aus & Cuaca
Aplikasi tipikal:
Lantai Batu Permeabel · Lantai Pasir Kuarsa · Jalur Jalan Taman · Lantai Bergaya Terrazzo · Permukaan Pejalan Kaki Dekoratif
- Ringkasan
- Produk yang Direkomendasikan
- 45 menit pada 10°C
- 30 menit pada 20°C
- 20 menit pada 30°C
- Jenis pasir atau batu
- Ukuran partikel perkiraan
- Aplikasi lantai
- Persyaratan Tekstur Permukaan
- Informasi substrat
Epoxy Resin untuk Lantai Pasir & Batu Kecil
2120AB‑K26 adalah resin epoksi dua komponen yang dikembangkan khusus untuk sistem lantai berbahan pasir kuarsa, pasir berwarna, batu hias kecil, dan bahan mineral serupa.
Dibandingkan dengan sistem resin yang terutama ditujukan untuk kerikil besar atau kerikil kasar, 2120AB‑K26 lebih cocok untuk aplikasi lantai di mana partikel-partikel kecil harus dicampur secara lebih merata dengan resin dan didistribusikan secara konsisten di seluruh permukaan.
Resin ini berfungsi sebagai fasa pengikat antar partikel pasir atau batu individual. Setelah pencampuran dan pengeringan yang tepat, bahan mineral tetap terlihat sebagai tekstur permukaan utama, sementara resin epoksi membantu menstabilkan sistem lantai.
Pemilihan bahan dapat memengaruhi konsumsi resin, tekstur permukaan, dan penampilan akhir. Pasir kuarsa, pasir berwarna, serta batu hias kecil semuanya dapat dievaluasi berdasarkan ukuran partikel, porositas, dan efek lantai yang diinginkan.
| Jenis Bahan | Rekomendasi |
|---|---|
| Pasir berwarna | Direkomendasikan |
| Pasir kuarsa | Direkomendasikan |
| Batu Hias Kecil | Direkomendasikan |
| Campuran Batu Kecil | Uji Coba Direkomendasikan |
| Campuran Batu Bergaya Terrazzo | Direkomendasikan |
| Kerikil Besar / Kerikil Kasar | Pertimbangkan 204AB |
Pelanggan didorong untuk menyediakan jenis pasir atau batu sebenarnya beserta perkiraan ukuran partikelnya sebelum melakukan pembelian dalam jumlah besar.

Aliran Resin & Kinerja Pencampuran
Konsistensi resin penting saat bekerja dengan pasir dan partikel batu berukuran kecil karena bahan tersebut harus tersebar merata di seluruh campuran.
Pada suhu 25°C, viskositas khas Komponen A adalah 1500 ± 500 mPa·s, sedangkan viskositas Komponen B adalah 400 ± 50 mPa·s. Setelah pencampuran, viskositas sistem khasnya sekitar 600 ± 50 mPa·s.
Konsistensi campuran ini mendukung pencampuran dengan pasir kuarsa, pasir berwarna, dan batu hias kecil, sekaligus tetap cocok untuk proses pengolesan, perataan, dan pemadatan selama pemasangan lantai.
Resin harus didistribusikan secara merata di seluruh material. Jumlah resin yang tidak cukup dapat menyebabkan beberapa partikel tidak terikat secara memadai, sedangkan kelebihan resin dapat mengubah tekstur permukaan yang diinginkan serta memengaruhi perilaku pengeringan.
Oleh karena itu, jumlah resin harus dikendalikan berdasarkan ukuran partikel, luas permukaan total, ketebalan lantai, dan tekstur akhir yang diperlukan.

Aplikasi Lantai Khas
2120AB‑K26 cocok untuk sistem lantai dekoratif dan fungsional di mana pasir atau partikel batu berukuran lebih kecil membentuk permukaan yang terlihat.
Lantai Batu Berpori
Cocok untuk lantai dekoratif di area terbuka menggunakan pasir atau bahan batu kecil guna menciptakan permukaan berjalan bertekstur.
Lantai Bergaya Terrazzo
Cocok untuk lantai dekoratif kaya batu di mana partikel mineral berukuran kecil digunakan guna menciptakan tampilan permukaan yang kontinu.
Jalur Taman & Lanskap
Cocok untuk jalan setapak taman, jalur pejalan kaki taman, dan area pejalan kaki berlanskap yang memerlukan sentuhan akhir mineral bertekstur.
Lantai Dekoratif Komersial
Cocok untuk ruang komersial dan rekreasi tertentu di mana warna permukaan, tekstur, serta tampilan dekoratifnya penting.
Permukaan Pejalan Kaki Anti‑Selip
Cocok untuk area pejalan kaki dalam maupun luar ruangan yang memerlukan permukaan bertekstur dari pasir dan batu.
Kinerja akhir bergantung pada keseluruhan sistem, termasuk resin epoksi, bahan batu, persiapan substrat, jumlah resin, pemadatan, serta kondisi pengeringan.

Data Teknis
Data teknis berikut memberikan referensi untuk mengevaluasi 2120AB‑K26 selama pemilihan produk dan pengembangan proses.
| Properti | 2120A‑K26 | 2120B‑K26 |
|---|---|---|
| Penampilan | Transparan Biru Muda | Bening transparan |
| Viskositas (Mpa·s) | 1500±500 | 400±50 |
| Ketumpatan (g/cm3) | 1.02±0.03 | 1.00±0.02 |
| Rasio Pencampuran (Berdasarkan Berat) | A:B=2:1 | |
| Viskositas Campuran pada 25°C | 600±50 mPa·s | |
| Kelembapan Aplikasi yang Direkomendasikan | 30%–75% RH | |
| Penggunaan Resin yang Direkomendasikan | 0,8–1,2 kg/m² | |
| Kekerasan pantai | Shore D 80±3 | |
Acuan Pengeringan
| Suhu | Waktu kerja | Permukaan kering | Pengeringan Penuh |
|---|---|---|---|
| 10°C | 45 menit | 14–16 jam | ≥48 jam |
| 20 derajat celcius | 30 menit | 8–10 jam | ≥36 jam |
| 30°C | 20 MIN | 6–8 jam | ≥24 jam |
Nilai-nilai di atas merupakan data acuan khas. Kinerja proses dan pengeringan aktual dapat bervariasi tergantung suhu, kelembapan, jumlah resin, bahan lantai, kondisi substrat, serta metode aplikasi.
Dokumen teknis ini juga mencantumkan standar uji untuk ketahanan aus, kekuatan tekan, penuaan UV, stabilitas ikatan batu, penyerapan air selama 24 jam, kekuatan bentur, dan daya rekat. Namun, hasil numerik untuk item-item tersebut tidak disediakan dalam dokumen ini, sehingga klaim terukur tidak boleh ditambahkan ke situs web.

Penggunaan Resin & Pengendalian Permukaan
Penggunaan resin yang direkomendasikan untuk 2120AB‑K26 adalah sekitar 0,8–1,2 kg/m², tergantung pada jenis bahan lantai dan kondisi penerapan.
Nilai ini harus dianggap sebagai acuan praktis, bukan rasio pencampuran tetap antara resin terhadap pasir atau resin terhadap batu.
Jumlah resin yang tidak cukup dapat menyebabkan partikel lepas atau permukaan berdebu setelah pengeringan. Kelebihan resin dapat memengaruhi proses pengeringan serta mengubah tekstur permukaan yang diinginkan.
Dosis akhir oleh karena itu harus disesuaikan berdasarkan ukuran partikel, ketebalan lantai, luas permukaan bahan, dan tampilan akhir yang diharapkan.
Untuk bahan pasir atau batu baru, disarankan membuat panel uji kecil sebelum pemasangan lantai dalam skala besar.

Persiapan Permukaan & Pemasangan
Permukaan lantai yang stabil dimulai dari persiapan substrat yang tepat.
Langkah 1 — Persiapkan Lantai
Substrat harus kokoh, kering, serta bebas dari pasir lepas, debu, minyak, dan kontaminan lainnya.
Langkah 2 — Campur Komponen A dan B
Ukur resin dan pengeras secara akurat dengan perbandingan: A:B = 2:1 berdasarkan berat. Aduk secara menyeluruh hingga homogen.
Langkah 3 — Campur dengan Pasir atau Batu
Campurkan resin epoksi yang telah disiapkan secara menyeluruh dengan pasir kuarsa, pasir berwarna, atau bahan batu kecil yang dipilih.
Langkah 4 — Sebarkan, Ratakan, dan Padatkan
Segera letakkan campuran bahan tersebut ke lantai yang telah disiapkan, sebarkan secara merata, ratakan permukaannya, dan padatkan sesuai kebutuhan.
Langkah 5 — Biarkan Permukaan Mengering
Jaga agar lantai tidak terganggu selama proses pengeringan. Hindari lalu lintas pejalan kaki, hujan, serta kontak dengan air hingga permukaan cukup mengering.
Substrat yang lemah atau lembap tidak boleh digunakan karena kondisi substrat yang buruk dapat menyebabkan partikel lepas atau penghancuran permukaan.

Kondisi Pengerjaan & Pengeringan
Suhu secara langsung memengaruhi waktu kerja dan kecepatan pengeringan 2120AB‑K26.
Pada suhu yang lebih rendah, bahan ini memberikan jendela kerja yang lebih panjang tetapi memerlukan waktu lebih lama untuk mencapai pengeringan sempurna. Pada suhu yang lebih tinggi, waktu kerja menjadi lebih singkat dan proses pengeringan berlangsung lebih cepat.
Waktu kerja khas adalah sekitar:
Kelembapan aplikasi yang direkomendasikan adalah sekitar 30%–75% RH.
Selama proses pengeringan, hindari berjalan di atas permukaan dan lindungi lantai dari hujan atau perendaman air.
Untuk aplikasi baru, jumlah bahan yang direncanakan harus disesuaikan dengan suhu lingkungan dan waktu pemasangan yang tersedia.

Penyimpanan & Dukungan Bahan
2120AB‑K26 harus disimpan di lingkungan yang sejuk, kering, dan teduh dengan wadah tertutup rapat.
Suhu penyimpanan yang direkomendasikan adalah 5°C–28°C.
Dalam kondisi penyimpanan yang sesuai, masa simpan bahan yang belum dibuka adalah 12 bulan.
Setelah dibuka, produk harus digunakan secepat mungkin. Paparan udara yang berkepanjangan dapat memasukkan kelembapan dan berdampak negatif terhadap kinerja pengeringan.
Bagi pelanggan yang menggunakan pasir kuarsa, pasir dekoratif, atau material batu kecil berbeda, evaluasi bahan dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan aktual lantai.
Saat meminta rekomendasi, pelanggan dapat menyediakan:
Informasi ini dapat membantu menentukan apakah 2120AB‑K26 cocok digunakan dan apakah pengujian sampel perlu dilakukan sebelum pembelian dalam jumlah besar.

Tanya Jawab
P1. Bahan apa yang cocok untuk 2120AB‑K26?
2120AB‑K26 terutama dirancang untuk pasir kuarsa, pasir berwarna, batu hias kecil, dan bahan lantai berbutir kecil serupa.
P2. Apa perbedaan 2120AB‑K26 dengan 204AB?
2120AB‑K26 lebih cocok untuk sistem lantai berbasis pasir, pasir kuarsa, dan batu berbutir kecil. Sedangkan 204AB lebih cocok untuk sistem lantai berbasis kerikil, krikil, dan partikel batu berukuran besar yang tampak jelas.
P3. Berapa penggunaan resin yang direkomendasikan?
Petunjuk teknis merekomendasikan penggunaan sekitar 0,8–1,2 kg/m². Penggunaan aktual harus dikonfirmasi berdasarkan ukuran partikel, ketebalan lantai, dan tekstur permukaan yang diinginkan.
P4. Bagaimana suhu memengaruhi waktu kerja?
Waktu kerja khas sekitar 45 menit pada 10°C, 30 menit pada 20°C, dan 20 menit pada 30°C.
P5. Bisakah saya memberikan informasi pasir atau batu saya untuk dievaluasi?
Ya. Memberikan jenis bahan, ukuran partikel perkiraan, aplikasi lantai, dan efek permukaan yang diinginkan dapat membantu evaluasi awal bahan serta pengujian sampel.